LintasFakta.info Raphinha Resmi Jadi Kapten Utama Barcelona Keputusan mengejutkan di umumkan di kubu Barcelona menjelang musim 2026/2027. Sang pemain sayap asal Brasil, Raphinha, dil aporkan akan resmi menyandang ban kapten utama tim setelah melalui proses pergantian di lini kepemimpinan skuat Blaugrana.
Perombakan Besar-besaran
Pada musim lalu, Barcelona memiliki hierarki kepemimpinan dengan Marc-Andre ter Stegen sebagai kapten pertama, diikuti oleh Ronald Araujo, Frenkie de Jong, Raphinha, dan Pedri . Namun, situasi berubah drastis setelah kiper Ter Stegen dan bek Araujo hengkang dari Camp Nou pada bursa transfer musim panas ini .
Dengan kepergian kedua pemain tersebut, posisi kapten utama menjadi kosong. Awalnya, semua indikasi mengarah pada Frenkie de Jong yang merupakan kapten ketiga musim lalu untuk naik ke posisi teratas . Namun, Barcelona justru memilih jalur yang berbeda dengan menunjuk Raphinha sebagai pemimpin baru skuat .
Alasan di Balik Penunjukan Raphinha
Keputusan ini menunjukkan besarnya pengaruh yang telah di raih pemain berusia 29 tahun itu di dalam ruang ganti Barcelona. Raphinha sebelumnya memang sudah termasuk dalam kelompok kapten.
Pelatih Hansi Flick telah menyadari sifat-sifat kepemimpinan Raphinha sejak dua tahun lalu. Rekan-rekan setimnya sendiri melihat dalam diri Raphinha seorang pemain yang memiliki kualitas kepemimpinan yang di perlukan. Kepribadian, komitmen, serta peran menonjol yang ia tunjukkan di atas lapangan menjadi faktor utama dalam penunjukan ini .
Sejak bergabung dari Leeds United, Raphinha telah berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dan menentukan dalam proyek Barcelona. Pengaruhnya Semangat kompetitifnya dan kemampuannya bersinar di momen-momen krusial membuatnya menjadi figur yang diandalkan .
Sejarah Baru di Barcelona
Penunjukan Raphinha sebagai kapten utama menjadikannya pemain Brasil pertama dalam sejarah yang mengemban peran tersebut di Barcelona . Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi pemain yang awalnya datang sebagai pelapis di lini serang.
Keputusan ini secara langsung mempengaruhi posisi Frenkie de Jong. Gelandang Belanda itu, yang sempat menjadi kapten ketiga musim lalu, kini harus puas berada di posisi kapten kedua, di atas Pedri dan Eric Garcia . Situasi de Jong yang sedang mengalami cedera panjang juga turut menjadi pertimbangan dalam perombakan hierarki kepemimpinan ini .
Bekal dan Target Musim Depan
Meskipun musim 2025/26 Raphinha sempat terganggu oleh cedera hamstring yang berulang, termasuk saat membela timnas Brasil di Piala Dunia, Musim 2024/25 sendiri menjadi kampanye spektakuler baginya hingga membuatnya masuk dalam perbincangan untuk ajang Ballon d’Or .
Dengan tanggung jawab tambahan sebagai kapten utama, Raphinha di harapkan semakin termotivasi untuk tampil maksimal dan memimpin Barcelona meraih kesuksesan di musim 2026/27.