Apple Buka Peluang untuk Merger dan Akuisisi Perusahaan AI Pada satu kesempatan, CEO Apple Tim Cook membuat keputusan untuk meningkatkan investasi di sektor pengembangan teknologi AI. Menurutnya, Apple perlu mengejar ketertinggalan dalam inovasi pengembangan AI.
Padahal, masifnya pengembangan AI yang di lakukan oleh kompetitor lain di sebut-sebut karena Apple selalu di pandang sebagai dalang di balik perlombaan pengembangan AI.
Langkah yang di ambil Tim Cook tampaknya cukup berbeda apabila di bandingkan dengan perusahaan lain, seperti Meta. Belakangan diketahui, Meta telah melakukan perekrutan besar-besaran terhadap beberapa insinyur terbaik yang ada.
- Memperkuat Kemampuan AI
Apple ingin meningkatkan teknologi AI-nya, termasuk pengembangan model bahasa besar (LLM), AI generatif, dan integrasi AI ke dalam produk seperti iPhone, iPad, dan perangkat lainnya.
- Akuisisi Startup AI
Perusahaan ini telah mengakuisisi beberapa startup AI sebelumnya, seperti:
- WaveOne (kompresi video berbasis AI)
- DarwinAI (AI efisiensi komputasi)
- Emotient (analisis emosi berbasis AI)
- Kemungkinan akan ada lebih banyak akuisisi di masa depan.
Apa Yang Menjadi Sektor Utama dalam Pengembangan AI?
- Tim Cook buka peluang M\&A AI yang lebih besar
CEO Tim Cook menyatakan bahwa Apple “sangat terbuka” terhadap M\&A yang mempercepat roadmap AI mereka, tanpa mematok ukuran perusahaan tertentu. Meski akuisisi yang dilakukan sejauh ini berskala kecil, Apple telah mengakuisisi sekitar tujuh perusahaan pada 2025—beberapa di antaranya ada yang terkait AI.
Sebagai bagian dari pernyataannya, Cook menegaskan bahwa Apple tengah mengalokasikan ulang tim internal untuk fokus pada AI dan meningkatkan investasi signifikan dalam teknologi ini
- Apple mempertimbangkan akuisisi Perplexity AI
Apple telah menggelar diskusi internal untuk kemungkinan membeli startup AI Perplexity AI, salah satu lompatan terbesar jika terealisasi, mengingat valuasi Perplexity yang mendekati US\$14–18 miliar.
Namun, pihak Perplexity menyatakan tidak memiliki informasi tentang pembicaraan semacam itu dan bahwa perbincangan tersebut masih dalam tahap awal.
- Rekomendasi target AI lainnya
Analis dan investor menyarankan beberapa startup AI sebagai target potensial, antara lain Runway AI, Eleven Labs, Pika AI, Thinking Machines Lab, Perplexity, Mistral, Oomii, dan Synthpop ([Business Insider][13]).
Interpretasi Strategis
- Apple kini bergerak lebih agresif dalam hal AI—mendorong investasi internal dan bahkan mempertimbangkan akuisisi strategis untuk mengejar ketertinggalan dari pesaing seperti Google dan Microsoft.
- Akuisisi-perusahaan besar belum terjadi, tetapi pembicaraan dengan Perplexity AI menunjukkan bahwa Apple serius melihat opsi ini.
- Strategi Apple tampak seimbang: kombinasi internal build-up, M&A selektif, dan kemungkinan kemitraan cerdas agar tetap relevan di era AI.