Aksi Arda Guler dalam laga Copa del Rey antara Talavera vs Real Madrid, Kamis 18/12/2025.
LINTAS FAKTA – Real Madrid memiliki cara baru untuk memaksimalkan Arda Guler pada awal La Liga 2026-27. Pelatih menempatkan gelandang Timnas Turki itu di sisi kanan saat menghadapi Espanyol dan Real Sociedad, tetapi ia menjalankan tugas yang jauh berbeda dari pemain sayap konvensional.
Dalam kemenangan 2-1 atas Espanyol, Guler mencatat tujuh key passes. Ia kemudian menghasilkan lima key passes ketika Real Madrid menang 4-1 atas Real Sociedad.
Total 12 key passes dari dua pertandingan membuat Guler menjadi salah satu kreator paling produktif di skuad Jose Mourinho. Performa tersebut juga memperlihatkan bahwa dirinya tidak harus bermain sebagai nomor 10 untuk memberikan pengaruh besar.
Peran Berbeda dari Winger Biasa
Mourinho sebelumnya memiliki rencana untuk mengembangkan Guler menuju peran yang lebih dalam seperti Luka Modric. Akan tetapi, kehadiran Jude Bellingham sebagai nomor 10 membuat pelatih asal Portugal itu membutuhkan solusi lain.
Guler akhirnya kembali bermain dari sisi kanan, tetapi dengan pendekatan yang lebih fleksibel. Ia tidak terus berada di garis tepi lapangan dan lebih sering bergerak ke tengah untuk mencari ruang sebagai pengatur serangan.
Peran itu menyerupai inverted playmaker yang sesekali bertindak sebagai false winger. Guler dapat menerima bola di area kanan sebelum bergerak ke dalam dan menggunakan kaki kirinya untuk mengirim umpan ke lini depan.
12 Key Passes dalam Dua Laga
Keputusan tersebut langsung memberikan hasil positif bagi Real Madrid. Guler menghasilkan tujuh key passes saat menghadapi Espanyol dan lima ketika melawan Real Sociedad.
Angka itu memperlihatkan bahwa Guler sangat efektif ketika mendapatkan kebebasan untuk mencari ruang di sepertiga akhir lapangan. Ia tidak harus memenangkan banyak duel fisik atau melakukan sprint panjang untuk menciptakan ancaman.
Kualitas passing Guler membuat pergerakan Mbappe dan Bellingham semakin berbahaya. Ketika kedua pemain tersebut masuk ke area penalti, Guler memiliki kemampuan untuk menemukan mereka dengan umpan yang tepat.
Persaingan dengan Diomande Memanas
Performa Guler secara otomatis memengaruhi persaingan di posisi sayap kanan. Yan Diomande, yang datang dengan nilai transfer 140 juta euro (sekitar Rp2,91 triliun), belum mampu menggeser Guler dari starting XI dalam dua pertandingan pertama.
Namun, Diomande tetap menambah pilihan penting bagi Mourinho sepanjang musim. Pelatih Real Madrid kini bisa memilih dua tipe pemain berbeda sesuai kebutuhan pertandingan.
Bagi Guler, kesempatan tersebut menjadi peluang untuk mengukuhkan posisinya di tim utama. Jika konsistensi kreativitasnya berlanjut, false winger dari sisi kanan dapat menjadi peran yang membawa kariernya ke level berikutnya bersama Real Madrid.