Lintasfakta.info – Masa depan Bruno Fernandes di Manchester United kembali menjadi sorotan. Meskipun tetap menjadi kapten tim dan secara konsisten memberikan performa yang kuat, gelandang Portugal ini sekarang lebih sering dikaitkan dengan kepergian dari Old Trafford daripada perpanjangan kontrak.
Musim panas lalu, Bruno menolak tawaran menggiurkan dari klub Arab Saudi. Keputusan ini pada saat itu dianggap sebagai bukti kesetiaannya kepada Manchester United, klub tempat ia bermain sejak 2020. Namun, situasinya berubah beberapa bulan kemudian.
Bruno mengejutkan publik dengan wawancara yang jujur dan kritis. Ia mengkritik manajemen klub karena kurangnya keberanian dalam mengambil keputusan penting dan bahkan menyarankan bahwa beberapa pejabat ingin memecatnya.
Kontrak Bruno Fernandes berlaku hingga 2027. Namun, seiring waktu, nilai pasarnya secara otomatis menurun. Ironisnya, performa Bruno tetap berada di level tinggi, menjadikannya salah satu pemain paling konsisten di skuad Setan Merah.
Meskipun Manchester United dilaporkan ingin mempertahankannya, rumor tentang kepindahan pada tahun 2026 terus beredar, terutama setelah munculnya klausul pelepasan senilai kurang dari £60 juta yang dapat diaktifkan oleh klub-klub top Eropa.
Peluang Bruno Fernandes Pergi Lebih Besar
Pakar transfer Alex Crook semakin memicu spekulasi. Dalam podcast “Transfer Insiders”, Crook menilai kemungkinan Bruno Fernandes meninggalkan Manchester United lebih tinggi daripada kemungkinan dia tetap bertahan.
“Jika saya harus menyatakannya dalam persentase, peluang Bruno Fernandes untuk pergi di akhir musim sekitar 60 banding 40,” kata Crook.
Ia menambahkan bahwa klausul pelepasan sangat menarik bagi klub-klub top Eropa. Ia percaya bahwa Bruno merasa telah mencapai segalanya bersama United dan kini siap untuk tantangan baru.
Meskipun Bruno sebelumnya menyatakan bahwa ia tidak tertarik untuk pindah ke liga Arab Saudi, minat dari klub-klub Eropa inilah yang paling membuat penggemar United khawatir.
Banyak yang percaya bahwa, mengingat kualitasnya, Bruno layak mendapatkan gelar juara nasional dan Liga Champions – sesuatu yang belum ia raih bersama United.
Bruno Fernandes Tetap Tajam di Usia 31 Tahun
Di lapangan, Bruno Fernandes tidak menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Ia telah mencetak lebih dari 100 gol untuk Manchester United dan hampir mencapai angka 100 assist.
Assist terbarunya terjadi dalam kemenangan United 3-2 melawan Arsenal. Ini berarti Bruno kini telah memberikan sepuluh assist di masing-masing dua musim berturut-turut, meskipun masih ada sekitar 15 pertandingan tersisa di musim 2025/26.
Rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League saat ini dipegang oleh Kevin De Bruyne. Namun, mengingat konsistensinya, sangat mungkin Bruno dapat menyamai atau bahkan melampaui rekor ini.
Pada usia 31 tahun, Bruno Fernandes tetap menjadi jantung permainan Manchester United dan figur kunci di ruang ganti. Oleh karena itu, banyak yang percaya bahwa INEOS, manajemen klub yang baru, harus memprioritaskan perpanjangan kontrak kapten daripada fokus mencari pengganti.
Jika tidak, Manchester United bisa kehilangan figur sentral yang telah menjadi kekuatan pendorong di balik permainan mereka.