Lintasfakta.info – AC Milan menang 3-0 atas Verona. Alessandro Costacurta memberi pujian khusus pada Christopher Nkunku dan menilai performanya krusial.
AC Milan menutup laga kandang di tahun 2025 dengan kemenangan meyakinkan. Rossoneri menundukkan Hellas Verona 3-0 pada pekan ke-17 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (28/12/2025).
Pertandingan berjalan cukup ketat pada babak pertama. Milan baru memecah kebuntuan lewat gol Christian Pulisic di masa tambahan waktu sebelum turun minum.
Momentum berubah drastis selepas jeda. Milan tampil lebih agresif dan membuat Verona kesulitan keluar dari tekanan.
Sosok tak terduga kemudian muncul sebagai pembeda. Christopher Nkunku mencetak dua gol dan memastikan tiga poin tetap berada di San Siro.
Costacurta Soroti Peran Krusial Nkunku1
Alessandro Costacurta mengamati laga tersebut dengan penuh perhatian. Legenda AC Milan itu menilai Nkunku menjadi kunci perubahan permainan di babak kedua.
Nkunku mencetak gol pertamanya di Serie A lewat titik penalti. Ia kemudian menambah gol kedua hanya beberapa menit berselang dengan menyambar bola rebounds hasil tembakan Luka Modric dan langsung mengubah arah pertandingan.
Costacurta pun memberikan acungan jempol kepada pemain asal Prancis tersebut. Ia mengaku terkesan dengan teknik mantan pemain Chelsea tersebut.
“Menurut saya, inilah Nkunku: ia pemain yang bagus. Saya tidak terlalu mengenal kepribadiannya, tetapi saya menyukainya: ia sangat teknis,” pujinya pada Sky Calcio Club, via Calciomercato.
Costacurta juga menyoroti perbedaan wajah Milan antara babak pertama dan kedua. Ia menilai transisi permainan berjalan lebih rapi setelah jeda.
Milan tampil lebih berani menekan dan mampu memaksimalkan kualitas individu pemainnya. Hal itu membuat Verona semakin tertekan sepanjang babak kedua.
“Di babak pertama, mustahil baginya untuk bermain, tetapi di babak kedua, ia dan seluruh tim berhasil menunjukkan kemampuan mereka,” puji Costacurta.
Kemenangan ini menjaga peluang Milan untuk terus bersaing di papan atas. Meski demikian, hasil kemenangan Inter atas Atalanta membuat Rossoneri harus puas menutup tahun tanpa status pemuncak klasemen.