Lintasfakta.info – Mikel Arteta mengindikasikan bahwa Gabriel Jesus akan kembali ke starting lineup setelah 345 hari. Pertandingan tersebut adalah perempat final Piala Carabao antara Arsenal dan Crystal Palace.
Pemain Brasil itu absen cukup lama karena cedera ligamen krusiatum di lutut kirinya. Setelah 11 bulan rehabilitasi, ia telah tampil sebagai pemain pengganti dalam tiga pertandingan terakhir Arsenal.
Jesus mencetak hat-trick melawan Palace di perempat final musim lalu. Sekarang, Arteta mempertimbangkan untuk merotasi skuad, karena timnya akan memainkan enam pertandingan dalam 20 hari.
Kemenangan melawan Palace akan membawa Arsenal lolos ke semifinal, di mana mereka berpotensi menghadapi Chelsea. Arteta menekankan pentingnya memanfaatkan performa dan semangat juang Jesus yang telah pulih dalam skuad saat ini.
Gabriel Jesus Siap Starter
Jesus bisa menggantikan Viktor Gyökeres, yang belum mencetak gol dari permainan terbuka dalam enam pertandingan terakhirnya. Arteta menyoroti penampilan dan komitmen Jesus dalam latihan sebagai indikator kesiapannya untuk menjadi starter.
Pemain Brasil itu telah menunjukkan antusiasme yang besar di setiap sesi latihan. Arteta yakin bahwa Jesus akan segera mendapatkan kesempatan untuk menjadi starter, karena ia pantas mendapatkannya.
“Ya, dia siap untuk menjadi starter, dan Anda bisa melihatnya,” kata Arteta.
“Anda bisa melihat tidak hanya dalam pertandingan, tetapi setiap hari dalam latihan, betapa besar keinginannya. Itulah mengapa dia akan segera mendapatkan kesempatannya,” lanjutnya.
Perjalanan Pemulihan yang Intens
Arteta menyoroti perjalanan panjang dan berat yang harus dilalui Jesus. Cedera serius telah menghambat konsistensi pemain kunci tersebut.
Kembalinya Jesus dipandang sebagai sumber energi baru bagi tim. Arteta menekankan pentingnya semangat juang dan kekuatan mental Jesus dalam latihan.
“Ini merupakan perjalanan yang sangat intens. Ketika dia bergabung dengan kami, dia meningkatkan kepercayaan diri, semangat, dan energi tim, membawa sesuatu yang baru dan sangat mengesankan,” kata Arteta.
“Dia mengalami cedera serius yang mencegahnya menunjukkan konsistensi yang kami harapkan dari pemain sepenting itu. Sekarang dia kembali, dan semangat juangnya luar biasa. Tim sekarang bersatu, dan kita harus memanfaatkan itu,” tambahnya.