
Lintasfakta.info – Insiden kekerasan kembali mencoreng atmosfer sepak bola Eropa. Dua suporter Chelsea dilaporkan menjadi korban penusukan di Napoli, Italia, jelang laga krusial Liga Champions melawan Napoli yang digelar di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Kronologi Penusukan Fans Chelsea
Seorang teman dekat salah satu korban mengungkapkan kronologi kejadian. Ia mengatakan bahwa rombongan suporter Chelsea awalnya hanya berpindah bar untuk menikmati suasana kota sebelum pertandingan.
“Ketika berjalan, tiba-tiba ada sekitar 20 orang yang berteriak dan menanyakan kami dari mana. Kami semua berlari, tapi teman saya tertangkap dan sempat berbicara dengan mereka.
Polisi setempat hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Meski demikian, Chelsea langsung bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan keamanan bagi seluruh pendukungnya yang berada di Napoli.
“Klub mengetahui adanya insiden yang terjadi pada Selasa malam di Naples.Klub juga meminta para pendukung untuk “bersikap sangat hati-hati” selama berada di kota tersebut.
Catatan Kelam Naples
Naples sendiri memang memiliki catatan kelam terkait kekerasan terhadap suporter tim tamu di kompetisi Eropa. Pada musim-musim sebelumnya, bentrokan antarpendukung kerap terjadi, termasuk insiden serius melibatkan fans Sporting Lisbon dan Eintracht Frankfurt yang berujung pada penangkapan, luka-luka, hingga pembakaran kendaraan.
Duel Krusial Napoli vs Chelsea
Di tengah situasi yang memanas di luar lapangan, Chelsea datang ke Naples dengan misi penting.
The Blues saat ini berada di posisi terakhir zona lolos otomatis.Laga ini juga mempertemukan sejumlah wajah familiar, seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Billy Gilmour yang kini membela sang juara Italia.
Chelsea mendapat suntikan moral dengan ikut sertanya Cole Palmer dalam rombongan tim. Namun, tantangan tidak hanya datang dari kekuatan Napoli, melainkan juga dari rekor tandang Chelsea yang belum meyakinkan di Liga Champions musim ini.