Lintasfakta.info – Álvaro Arbeloa mengeluarkan peringatan keras kepada para penggemar Real Madrid. Manajer baru Los Blancos ini yakin bahwa atmosfer negatif di Santiago Bernabéu merusak tim.
Arbeloa menyoroti seringnya cemoohan dan penghinaan yang ditujukan kepada para pemain bintangnya. Ia menganggap tindakan-tindakan ini kontraproduktif.
Ia bahkan mencurigai adanya agenda jahat di balik gelombang protes tersebut. Arbeloa berbicara tentang upaya eksternal sistematis untuk menggoyahkan klub.
Pernyataan ini disampaikan menjelang pertandingan penting Liga Champions melawan AS Monaco. Arbeloa ingin Bernabéu menjadi tempat yang menakutkan bagi lawan, tetapi bukan bagi para pemainnya sendiri.
Cium Adanya Kampanye Jahat
Arbeloa mengakui sangat menghormati kebebasan berekspresi para penggemar Real Madrid. Namun, ia percaya bahwa cemoohan yang berlebihan justru menguntungkan tim lawan.
Ia menyatakan dengan blak-blakan bahwa ada “kampanye” tersembunyi yang sedang berlangsung. Tujuannya, katanya, jelas: untuk menghancurkan raksasa Spanyol itu dari dalam.
“Saya pikir cemoohan itu melemahkan Real Madrid. Saya tahu ada kampanye untuk melemahkan klub, dan saya tahu siapa yang berada di baliknya,” kata Arbeloa dengan tegas.
Mantan bek Liverpool itu menekankan bahwa ia tidak akan tertipu. Ia mengambil inisiatif untuk melindungi mentalitas timnya.
“Mereka tidak akan menipu saya. Tetapi rasa hormat saya kepada Bernabéu sangat besar karena mereka selalu memperlakukan saya dengan sangat baik,” tambahnya.
Vini dan Bellingham Butuh Cinta
Fokusnya jelas tertuju pada Vinicius Junior dan Jude Bellingham. Kedua pemain kunci ini menjadi sasaran kekecewaan penggemar ketika performa tim menurun.
Arbeloa mengingatkan mereka bahwa pemain sekaliber mereka membutuhkan dukungan moral. Energi positif dari para penggemar adalah motivator terpenting mereka.
“Kami juga ingin melihat Vini Jr. dan Bellingham. Mereka termasuk yang terbaik di dunia,” puji sang pelatih.
Jika para penggemar ingin merasakan sesuatu yang ajaib, mereka juga harus berhenti mencemooh.
“Para pemain membutuhkan dukungan penggemar untuk mencapai potensi penuh mereka,” lanjutnya.
Misi: Mengubah cemoohan menjadi tepuk tangan
Terlepas dari suasana yang panas, Arbeloa tidak ingin menyalahkan sepenuhnya para penggemar. Ia tahu bahwa meskipun penonton di Stadion Bernabéu bersikap adil, mereka menuntut.
Tugas para pemain adalah menghilangkan keraguan ini dengan komitmen penuh mereka di lapangan.
“Sekarang terserah kita untuk mengubah cemoohan menjadi tepuk tangan. Kita harus menunjukkan kepada mereka betapa kerasnya kita bekerja,” tuntut Arbeloa.
Staf pelatih juga bekerja keras untuk meningkatkan mentalitas tim. Ia yakin dukungan akan kembali.
“Kami sedang mengusahakannya dan kami tahu mereka akan mendukung kami. Kami tidak ragu akan hal itu.”
Fokus Total Lawan Monaco
Jauh juga dari hiruk pikuk di tribun penonton, Arbeloa tetap fokus sepenuhnya pada AS Monaco. Kemenangan pada Selasa malam (waktu setempat) sangat penting.
Tiga poin akan membawa Real Madrid jauh lebih dekat untuk mencapai delapan besar. Ini sangat penting untuk kualifikasi langsung ke babak gugur.
“Kemenangan besok juga akan membawa kita selangkah lebih dekat ke tujuan kita. Kita tahu betapa pentingnya itu,” analisisnya.
Arbeloa juga ingin menghidupkan kembali keajaiban Bernabéu di kompetisi Eropa. Tanpa dukungan penuh dari para penggemar, misi ini mustahil.
“Setiap kali Real Madrid memenangkan gelar, itu terutama karena dukungan luar biasa dari para penggemar di Bernabéu,” pungkasnya.