LintasFakta.info – Xabi Alonso Di pecat Real Madrid usai Kalah di Final Real Madrid membuat keputusan besar dengan memutus kerja sama bersama Xabi Alonso secara langsung. Pengumuman ini datang tak lama setelah kekalahan di final Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana melawan Barcelona.
Keputusan klub mengejutkan karena sang pelatih baru bergabung pada Juni 2025 sebagai penerus Carlo Ancelotti. Harapan tinggi sempat mengiringi kedatangannya karena status legenda klub dan pendekatan taktik modern.
Xabi Alonso sebenarnya sempat menunjukkan sinyal positif di awal masa kerja. Namun, rangkaian masalah dalam beberapa pekan terakhir membuat situasi sulit dikendalikan.
Alasan di Balik Pemecatan:
- Real Madrid saat ini berada di posisi kedua La Liga, tertinggal empat poin dari Barcelona
- Terdapat laporan tentang ketidakharmonisan dengan beberapa pemain, termasuk keluhan publik Vinicius Junior.
- Masa kepemimpinannya juga di warnai kekalahan dari Liverpool dan Manchester City di Liga Champions
Real Madrid juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi staf kepelatihan. “Klub berterima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh tim teknis atas kerja dan dedikasi mereka, serta mendoakan yang terbaik pada tahap baru kehidupan mereka,” bunyi penutup pernyataan resmi.
Perhatian kini beralih ke sosok yang akan mengisi kursi pelatih kepala. Manajemen ingin sosok yang mampu meredam tekanan sekaligus menjaga stabilitas tim.
Nama Alvaro Arbeloa, pelatih Castilla, masuk dalam pembahasan internal. Opsi ini dinilai realistis karena pemahaman mendalam terhadap kultur klub.