Rafael Leao mengungkap pesan Massimiliano Allegri di ruang ganti usai AC Milan menang 1-0 atas Cagliari. Gol Leao membawa Milan ke puncak klasemen Serie A.
Rafael Leao menjadi sosok penentu saat AC Milan mengawali tahun 2026 dengan hasil positif di Serie A. Penyerang asal Portugal itu mencetak gol tunggal yang membawa Rossoneri pulang dengan tiga poin penting.
Milan menaklukkan Cagliari dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan Serie A 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Sardinia, Sabtu 3 Januari 2026 dini hari WIB.
Gol Rafael Leao di babak kedua menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat. Milan mampu bertahan dari tekanan tuan rumah sebelum memaksimalkan peluang mereka.
Hasil ini mengantar Milan naik ke puncak klasemen sementara Serie A. Seusai laga, Rafael Leao membeberkan pandangannya soal performa tim serta pesan penting Massimiliano Allegri di ruang ganti.
Leao Menilai Kemenangan Lebih Penting dari Segalanya
Rafael Leao menekankan bahwa hasil akhir menjadi fokus utama Milan dalam laga tandang tersebut. Ia menyadari Cagliari memberikan perlawanan serius, terutama ketika bermain di kandang sendiri.
Leao juga menyoroti kontribusi rekan setimnya yang harus bermain di posisi berbeda. Menurutnya, sikap dan mentalitas tim menjadi faktor penentu dalam meraih hasil maksimal.
“Kemenangan adalah hal yang paling penting. Kami melakukan pekerjaan yang luar biasa melawan tim yang bermain sangat baik di kandang mereka,” ujar Rafael Leao kepada DAZN.
“Davide Bartesaghi bermain di posisi yang berbeda, tetapi dia masuk dengan mentalitas yang tepat dan tampil sangat bagus. Tim ini berada di jalur yang benar,” tambahnya.
Leao mengungkap bahwa detail kecil menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Ia menyebut pesan Allegri saat jeda babak pertama berperan besar dalam perubahan permainan Milan.
Pendekatan yang lebih agresif dan berani menyerang membuat Milan tampil lebih efektif setelah turun minum. Hal itu akhirnya berbuah gol dari peluang yang berhasil dimaksimalkan.
“Pertandingan ditentukan oleh detail. Saat jeda, pelatih mengatakan bahwa ketika kami menyerang, kami harus memecah permainan,” kata Leao.
“Kami masuk ke babak kedua dengan mentalitas yang berbeda dan bermain lebih menyerang,” lanjutnya.
Leao juga menjelaskan pendekatannya dalam memanfaatkan peluang selama pertandingan. Ia mengaku memilih menunggu momen yang tepat ketimbang memaksakan tembakan.
Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting dibandingkan catatan individu. Tiga poin menjadi tujuan utama Milan dalam laga tersebut.
“Saya menunggu posisi yang tepat. Saya sangat senang untuk tim dan untuk tiga poin ini,” ucap Leao.
Sumber: Sempre Milan