LintasFakta.info – Barcelona Butuh Bek Tengah Baru Barcelona menghadapi dilema antara kebutuhan mendesak untuk merekrut bek tengah baru pasca-pensiun Sergio Busquets (dan ketidakstabilan performa pemain seperti Eric Garcia atau Christensen dalam peran itu) dengan kendala finansial ketat yang di berlakukan oleh Presiden Joan Laporta.
Berikut adalah detail dan analisis situasinya:
- Kebutuhan “Bek Tengah Baru”
- Kekosongan Posisi: Sejak Busquets pergi, Barcelona kesulitan menemukan sosok pengatur ritme dan pelindung pertahanan yang solid di lini tengah. Oriol Romeu yang di datangkan musim lalu di nilai kurang memenuhi ekspektasi.
- Tuntutan Tactical Xavi: Pelatih Xavi Hernandez membutuhkan pivot yang bisa membaca permainan, membangun serangan dari belakang, dan memberi perlindungan ekstra untuk bek tengah yang agresif seperti Araujo.
- Target Pasar: Nama-nama seperti Joshua Kimmich (Bayern Munich) dan Martin Zubimendi (Real Sociedad) kerap di kaitkan, namun harga mereka sangat mahal.
- Batasan dari Laporta & Realitas “Financial Fair Play (FFP)”
- Prioritas “Kesembuhan Finansial”: Laporta dan direktur olahraga Deco harus memprioritaskan pemulihan kesehatan keuangan klub. Mereka baru saja berjuang keras untuk mendaftarkan pemain dan mematuhi aturan FFP La Liga.
- Strategi “Berkelanjutan”: Laporta ingin menghindari komitmen transfer besar yang bisa membebani keuangan jangka panjang. Prinsipnya kemungkinan adalah jual dulu, baru beli.
- Batasan Anggaran Deco: Deco, sebagai direktur olahraga, diberi tugas mencari solusi dengan sumber daya terbatas. Ini berarti mencari peluang pasar bebas (free transfer), pemain muda, atau pemain dengan status pinjaman + opsi beli.
- Dilema dan Opsi yang Mungkin
- Memanfaatkan Pemain Akademi: Memberi lebih banyak kesempatan kepada pemain muda dari La Masia.
- Pasar Bosman: Mencari pemain berakhir kontrak, meski kualitas top sangat langka.
- Pinjaman dengan Opsi Beli: Mencari solusi jangka pendek yang fleksibel.
- Memodifikasi Formasi: Xavi mungkin harus mengakali dengan formasi atau peran pemain yang ada (contoh: memakai Frenkie de Jong lebih dalam).
Kesimpulan
Laporta tidak serta-merta “menghalangi” Deco, tetapi lebih menetapkan kerangka kerja finansial yang sangat ketat. Prioritas utama klub saat ini adalah stabilitas ekonomi.
Jadi, meski kebutuhan akan bek tengah baru sangat nyata dan mendesak, langkah Barcelona di pasar transfer musim panas ini kemungkinan besar akan sangat hati-hati dan sangat bergantung pada kemampuan mereka menjual pemain terlebih dahulu.